Lagi-Lagi Naik! Apple TV+ Kerek Harga Langganan, Fans Terancam 'Boncos' Demi Konten Eksklusif

Lagi-Lagi Naik! Apple TV+ Kerek Harga Langganan, Fans Terancam 'Boncos' Demi Konten Eksklusif
Apple kembali mengumumkan kenaikan harga layanan streaming miliknya, Apple TV+, untuk keempat kalinya dalam empat tahun terakhir, yang mencakup kenaikan biaya bulanan, tahunan, hingga paket bundel Apple One di tengah tekanan inflasi industri digital.

NEWSJABAR.ID - Raksasa teknologi asal Cupertino, Apple, tampaknya belum puas menguji loyalitas penggunanya. Dalam pengumuman terbaru yang mengejutkan pasar, perusahaan tersebut kembali menaikkan tarif langganan Apple TV+. Kebijakan ini menandai kenaikan harga keempat kalinya dalam kurun waktu empat tahun terakhir, sebuah langkah agresif di tengah persaingan ketat pasar hiburan digital.

Rincian Kenaikan Harga: Dompet Pengguna Makin Tipis

Kini, pelanggan harus merogoh kocek lebih dalam untuk menikmati konten orisinal seperti 'Severance' atau 'Ted Lasso'. Biaya langganan bulanan Apple TV+ resmi melonjak menjadi $14,99, naik dari harga sebelumnya sebesar $12,99. Tidak hanya bulanan, biaya langganan tahunan pun ikut terkerek dari $99 menjadi $119.

Efek domino ini juga menyasar layanan terpadu mereka, Apple One. Paket bundel yang mencakup iCloud+, TV, Music, dan Arcade ini sekarang dibanderol seharga $21,95 per bulan, mengalami kenaikan dari tarif sebelumnya yakni $19.95. Kenaikan ini diprediksi akan memengaruhi minat konsumen terhadap layanan streaming premium di masa depan.

Fenomena Global: Mengapa Semua Jadi Mahal?

Apple bukanlah satu-satunya pemain yang menaikkan tarif. Fenomena ini seolah menjadi tren di industri teknologi global. Sebelumnya, Netflix telah menaikkan harga pada Maret lalu, disusul oleh Peacock yang juga melakukan penyesuaian tarif.

Selain strategi bisnis layanan hiburan, sektor perangkat keras pun ikut terdampak. Banyak perusahaan mulai menaikkan harga gadget karena kelangkaan komponen RAM dan suku cadang lainnya. Hal ini dipicu oleh lonjakan permintaan besar-besaran untuk membangun pusat data berbasis teknologi AI yang sedang naik daun.

Pelipur Lara di Balik Kenaikan Harga

Meskipun kabar kenaikan harga ini memicu kekecewaan, Apple tampaknya sudah menyiapkan strategi untuk meredam amarah pelanggan. Pada 9 September mendatang, mereka dijadwalkan akan meluncurkan jajaran gadget terbaru mereka, termasuk seri iPhone generasi mendatang.

Rumor yang beredar kencang di kalangan tech-enthusiast menyebutkan bahwa Apple kemungkinan besar akan memperkenalkan model ponsel lipat (foldable) pertamanya. Inovasi ini diharapkan mampu mengalihkan perhatian publik dari beban biaya langganan yang semakin membengkak dan mempertahankan posisi Apple sebagai pemimpin pasar teknologi premium dunia.



Disclaimer: Artikel ini disadur dari sumber techcrunch.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Lagi-Lagi Naik! Apple TV+ Kerek Harga Langganan, Fans Terancam 'Boncos' Demi Konten Eksklusif
  • Lagi-Lagi Naik! Apple TV+ Kerek Harga Langganan, Fans Terancam 'Boncos' Demi Konten Eksklusif
  • Lagi-Lagi Naik! Apple TV+ Kerek Harga Langganan, Fans Terancam 'Boncos' Demi Konten Eksklusif
  • Lagi-Lagi Naik! Apple TV+ Kerek Harga Langganan, Fans Terancam 'Boncos' Demi Konten Eksklusif
  • Lagi-Lagi Naik! Apple TV+ Kerek Harga Langganan, Fans Terancam 'Boncos' Demi Konten Eksklusif
  • Lagi-Lagi Naik! Apple TV+ Kerek Harga Langganan, Fans Terancam 'Boncos' Demi Konten Eksklusif