Perang Terbuka! Dua Media Legendaris AS Desak Pengadilan Musnahkan Teknologi AI Milik OpenAI dan Microsoft

Dua raksasa media cetak legendaris asal Amerika Serikat resmi menyeret OpenAI dan Microsoft ke meja hijau atas tuduhan pencurian konten secara masif. Tak main-main, mereka menuntut pengadilan untuk menghancurkan seluruh model kecerdasan buatan yang dibangun menggunakan karya jurnalistik mereka tanpa izin.

NEWSJABAR.ID - Industri teknologi AI kembali diguncang badai hukum besar setelah dua penerbit berita ternama, The Seattle Times dan Newsday, melayangkan gugatan resmi terhadap OpenAI dan sekutu raksasanya, Microsoft. Langkah hukum ini menambah panjang daftar perseteruan antara raksasa lembah silikon dengan industri kreatif yang merasa dirugikan oleh eksploitasi data tanpa kompensasi.

Dalam berkas gugatan yang diajukan, kedua media tersebut menuduh OpenAI telah memanfaatkan ribuan artikel jurnalistik investigatif mereka sebagai bahan mentah untuk melatih sistem kecerdasan buatan, termasuk model ChatGPT yang sangat populer saat ini. Tanpa meminta izin atau memberikan royalti sepeser pun, teknologi canggih tersebut kini mampu merangkum dan menyajikan ulang informasi eksklusif secara instan kepada pengguna internet, yang pada akhirnya memangkas lalu lintas kunjungan langsung ke situs web resmi mereka.

Tuntutan Radikal: Hancurkan Model AI Terkait!

Yang membuat gugatan ini begitu dramatis adalah tuntutan hukumnya yang ekstrem. Alih-alih hanya meminta ganti rugi finansial, kedua perusahaan media ini mendesak pengadilan untuk memerintahkan pemusnahan total terhadap semua salinan karya mereka yang disimpan oleh tergugat. Lebih jauh lagi, mereka menuntut agar seluruh dataset pelatihan serta model kecerdasan buatan yang telah terintegrasi dengan tulisan-tulisan mereka dihancurkan sepenuhnya.

Microsoft turut terseret sebagai pihak tergugat karena layanan Copilot milik mereka dibangun menggunakan infrastruktur dan model bahasa besar (LLM) dari OpenAI. Aliansi erat kedua perusahaan ini dinilai sebagai mesin pengganda yang memperluas pelanggaran hak cipta secara komersial.

Gelombang Perlawanan Industri Media Global

Aksi nekat The Seattle Times dan Newsday bukanlah fenomena tunggal. Mereka kini bergabung dengan barisan panjang yang terdiri dari hampir 400 surat kabar lokal di Amerika Serikat yang sebelumnya telah menyatakan perang hukum serupa. Mereka sepakat bahwa kehadiran chatbot pintar ini secara perlahan membunuh jurnalisme lokal dengan cara merebut pendapatan langganan dan iklan digital yang menjadi urat nadi operasional redaksi.

Hingga laporan ini diturunkan, baik OpenAI maupun Microsoft masih memilih untuk bungkam dan belum memberikan tanggapan resmi mengenai tuntutan radikal ini. Jika pengadilan mengabulkan tuntutan pemusnahan model AI tersebut, masa depan pengembangan teknologi generatif global dipastikan akan menghadapi kebuntuan regulasi yang sangat serius.



Disclaimer: Artikel ini disadur dari sumber theverge.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Perang Terbuka! Dua Media Legendaris AS Desak Pengadilan Musnahkan Teknologi AI Milik OpenAI dan Microsoft
  • Perang Terbuka! Dua Media Legendaris AS Desak Pengadilan Musnahkan Teknologi AI Milik OpenAI dan Microsoft
  • Perang Terbuka! Dua Media Legendaris AS Desak Pengadilan Musnahkan Teknologi AI Milik OpenAI dan Microsoft
  • Perang Terbuka! Dua Media Legendaris AS Desak Pengadilan Musnahkan Teknologi AI Milik OpenAI dan Microsoft
  • Perang Terbuka! Dua Media Legendaris AS Desak Pengadilan Musnahkan Teknologi AI Milik OpenAI dan Microsoft
  • Perang Terbuka! Dua Media Legendaris AS Desak Pengadilan Musnahkan Teknologi AI Milik OpenAI dan Microsoft