Gebrakan Ekonomi Kerakyatan! Pertamina SMEXPO Buka Jalan UMKM Lokal Unjuk Gigi Hingga Mancanegara
Ajang Pertamina SMEXPO hadir di Bekasi sebagai langkah konkret memperluas jangkauan pasar pelaku UMKM binaan. Mengandalkan produk kreatif bernilai tambah tinggi, gelaran ini dirancang untuk mendongkrak omzet pelaku usaha sekaligus memicu terciptanya lapangan kerja baru secara berkelanjutan.
NEWSJABAR.ID - Langkah strategis dalam memperkuat tulang punggung perekonomian nasional terus digelorakan melalui pendampingan berkelanjutan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tidak sebatas dorongan pembiayaan, perluasan akses pasar kini menjadi kunci utama agar pengusaha lokal mampu naik kelas dan menciptakan ekosistem bisnis yang mandiri.
Dorong Daya Saing, Gelaran SMEXPO Sapa Bekasi
Guna mewujudkan visi tersebut, ajang pameran Pertamina SMEXPO resmi digelar di Bekasi dengan melibatkan sekitar 50 UMKM pilihan. Event ini tidak hanya menjadi panggung untuk memamerkan produk-produk unggulan daerah, tetapi juga menjadi simpul penting dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Salah satu pameran yang mencuri perhatian pengunjung adalah karya Imah Keramik asal Bogor. Dirintis oleh Sissy, bisnis kreatif ini menghadirkan perhiasan keramik artistik bernilai estetika tinggi yang memadukan bentuk unik dengan sentuhan motif batik khas nusantara. Tak sekadar membeli, pengunjung bahkan diberikan kesempatan merangkai perhiasan keramik sesuai preferensi pribadi.
Rangkaian Safari Nasional demi Akses Pasar Tanpa Batas
Program pemberdayaan UMKM ini dijadwalkan menyambangi pelbagai kota strategis di Indonesia, mulai dari Pekanbaru, Cirebon, Yogyakarta, Cilacap, hingga puncaknya di Jakarta. Kolaborasi erat bersama entitas Pertamina Group seperti Patra Jasa, Perta Life Insurance, IHC, dan Pertamina Lubricants semakin memperkokoh fondasi pendampingan ini.
Melalui perluasan ekspansi pasar, peningkatan omzet para mitra binaan diproyeksikan bakal berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja lokal. Ketika volume penjualan meningkat, kapasitas produksi otomatis bertambah sehingga membentangkan lebih banyak peluang bisnis dan pekerjaan baru bagi masyarakat.
Menjawab Tantangan UMKM dan Peran Sentral Perempuan
Tiga tantangan utama yang kerap menghambat laju UMKM—yakni permodalan, jaringan pemasaran, serta standardisasi kualitas produk—terus ditangani lewat pembinaan yang terintegrasi. Fokus pemberdayaan ini bahkan telah menjangkau ribuan mitra lokal yang tersebar di 28 provinsi di seluruh penjuru Tanah Air.
Di sisi lain, apresiasi tinggi juga diberikan kepada keterlibatan aktif kaum perempuan dalam menggerakkan roda usaha mikro. Keberhasilan pemberdayaan ini terbukti tidak hanya melipatgandakan pendapatan usaha, melainkan juga memperkuat ketahanan ekonomi keluarga serta memberikan dampak sosial positif di lingkungan sekitar.