Jeritan Dari Kota Neraka: Kisah Haru Warga Oleshky Bertahan Hidup Makan Rumput Sebelum Akhirnya Berhasil Dievakuasi!

Ratusan warga dari kota Oleshky yang terisolasi akibat perang akhirnya berhasil dievakuasi setelah bertahan hidup dalam kondisi serba kekurangan. Banyak di antara mereka yang terpaksa mengonsumsi rumput liar untuk melepaskan lapar sebelum koridor kemanusiaan dibuka menuju zona aman.

NEWSJABAR.ID - Sebuah suasana haru melingkupi proses kepulangan ratusan warga dari Oleshky, kota garis depan di kawasan Kherson yang porak-poranda akibat pertempuran sengit. Para pengungsi yang sempat diterbangkan menuju wilayah Belarusia kini tengah berada dalam perjalanan kembali ke tanah air mereka dengan membawa kisah kelam bertahan hidup di tengah kubangan krisis.

Sebelum evakuasi berlangsung, ribuan penduduk terperangkap tanpa akses makanan, air bersih, maupun pasokan listrik. Kelangkaan bahan pangan yang parah memaksa sebagian warga memasak rumput liar dari pekarangan rumah demi mempertahankan nyawa di tengah isolasi konflik rusia ukraina yang berkecamuk.

Jalur Pelarian Penuh Ranjau dan Serangan Udara

Upaya melarikan diri dari Oleshky sebelumnya dianggap sebagai tindakan nekat yang mengancam jiwa. Jalur akses keluar-masuk kota dipenuhi oleh bentangan ranjau darat serta bahaya serangan pesawat tanpa awak yang terus mengintai. Salah seorang warga menceritakan pengalaman mengerikan saat harus berjalan kaki menembus ladang ranjau sejauh 24 kilometer demi menjangkau area selamat.

Situasi pelik tersebut baru melunak setelah koridor gencatan senjata kemanusiaan diberlakukan di kawasan Kherson. Kesempatan ini memberi ruang bagi tim penyelamat untuk membersihkan sisa-sisa bahan peledak di sepanjang jalan utama guna melancarkan proses evakuasi korban perang.

Konvoi Bus Kemanusiaan Melintasi Perbatasan

Dalam kurun waktu empat jam yang sangat krusial, sebanyak 25 armada bus beserta ambulans diterjunkan ke lokasi untuk menjemput sekitar 750 warga, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas fisik. Rombongan tersebut kemudian dibawa menuju bandara Gomel di Belarusia sebelum diberangkatkan menuju perbatasan darat.

Meski sebagian besar warga memilih keluar dari wilayah konflik, beberapa ratus orang dilaporkan tetap bertahan di kota yang kini menyerupai kota mati tersebut. Sebelum meletusnya perang, Oleshky dihuni lebih dari 24.000 jiwa. Pemerintah memastikan bahwa pasokan bantuan kemanusiaan darurat akan terus diupayakan untuk menjangkau warga yang memilih tidak mengungsi.



Disclaimer: Artikel ini disadur dari sumber bbc.co.uk tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Jeritan Dari Kota Neraka: Kisah Haru Warga Oleshky Bertahan Hidup Makan Rumput Sebelum Akhirnya Berhasil Dievakuasi!
  • Jeritan Dari Kota Neraka: Kisah Haru Warga Oleshky Bertahan Hidup Makan Rumput Sebelum Akhirnya Berhasil Dievakuasi!
  • Jeritan Dari Kota Neraka: Kisah Haru Warga Oleshky Bertahan Hidup Makan Rumput Sebelum Akhirnya Berhasil Dievakuasi!
  • Jeritan Dari Kota Neraka: Kisah Haru Warga Oleshky Bertahan Hidup Makan Rumput Sebelum Akhirnya Berhasil Dievakuasi!
  • Jeritan Dari Kota Neraka: Kisah Haru Warga Oleshky Bertahan Hidup Makan Rumput Sebelum Akhirnya Berhasil Dievakuasi!
  • Jeritan Dari Kota Neraka: Kisah Haru Warga Oleshky Bertahan Hidup Makan Rumput Sebelum Akhirnya Berhasil Dievakuasi!