Misi Kemanusiaan di Tanah Papua: Puluhan Garda Terdepan Gembleng Keahlian Demi Menyatukan Sanak Keluarga yang Terpisah Bencana!
Puluhan personel Palang Merah Indonesia dari berbagai wilayah Tanah Papua menjalani program pembekalan intensif Pemulihan Hubungan Keluarga (RFL) guna memperkuat kapasitas penanganan krisis kemanusiaan dan pemisahan anggota keluarga akibat bencana maupun situasi darurat.
NEWSJABAR.ID - Langkah nyata dalam memperkuat mitigasi serta respons krisis kemanusiaan terus digencarkan di wilayah timur Indonesia. Sebanyak 21 personel pilihan dari jajaran relawan dan staf Palang Merah Indonesia (PMI) yang tersebar di wilayah Papua serta Papua Barat resmi mengikuti agenda pelatihan tingkat lanjut bertajuk Pemulihan Hubungan Keluarga atau Restoring Family Links (RFL) Se-Tanah Papua.
Kegiatan strategis yang diselenggarakan oleh pengurus daerah setempat ini dipusatkan di Swiss-Belhotel Express Jayapura dan dibuka secara resmi oleh Ketua PMI Provinsi Papua, Zakius Degey, S.T. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia agar siap diterjunkan dalam kondisi darurat kemanusiaan.
Skema Pelatihan Komprehensif Lintas Wilayah
Program peningkatkan kapasitas ini dirancang dengan pendekatan bertahap yang memadukan metode pembelajaran jarak jauh serta tatap muka langsung. Berdasarkan rincian teknis pelaksanaan, tahap awal diawali dengan sesi pembelajaran daring yang berlangsung ketat sejak pertengahan Oktober, sebelum akhirnya dilanjutkan dengan simulasi intensif secara tatap muka di Jayapura.
Para peserta yang terdiri dari 16 orang laki-laki dan 5 orang perempuan ini merupakan perwakilan pilihan dari berbagai daerah pelosok. Mereka datang mewakili unit operasional dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Jayawijaya, Lanny Jaya, Mamberamo Tengah, Mimika, Puncak Jaya, Dogiyai, Paniai, Merauke, Manokwari, Teluk Bintuni, hingga Kota Sorong.
Dalam pengarahannya, Zakius Degey menegaskan pentingnya kontinuitas pembelajaran bagi para relawan agar tidak cepat puas dengan ilmu yang diperoleh. Pengembangan kompetensi ini dinilai sangat krusial agar standar ketrampilan Relawan PMI di kawasan timur memiliki kesetaraan mutu dengan wilayah Indonesia lainnya.
Sinergi Lintas Daerah dan Penguatan Internasional
Guna memastikan materi yang disampaikan sesuai dengan standar global, tiga instruktur berpengalaman diboyong langsung dari jajaran PMI Pusat, yang masing-masing berasal dari Kalimantan Utara, Jawa Tengah, serta Sulawesi Utara. Kehadiran para fasilitator ini memberikan dinamika pembelajaran yang kaya akan pengalaman lapangan dari berbagai kondisi darurat bencana.
Pelaksanaan program Layanan Kemanusiaan ini juga mendapat dukungan penuh dari Komite Internasional Palang Merah (ICRC). Melalui perwakilannya, ICRC menyampaikan komitmen berkelanjutan dalam mengawal penguatan kelembagaan serta peningkatan kapasitas teknis bagi personel di kawasan Papua.
Layanan RFL sendiri merupakan elemen vital dalam penanggulangan krisis yang berfokus pada upaya mencari, menyambung kembali, serta mempertahankan komunikasi antaranggota keluarga yang terpisah akibat peristiwa bencana alam, konflik, maupun arus migrasi. Dengan selesainya pembekalan ini, para peserta diharapkan menjadi agen perubahan yang siap memberikan respon cepat dan profesional di daerahnya masing-masing.