Perang Cincin Pintar Memanas! Oura Kembali Serang Startup Ultrahuman Lewat Gugatan Paten Maut di AS

Pertempuran sengit di industri teknologi kesehatan kian membara setelah raksasa pelacak kesehatan Oura melayangkan gugatan hukum baru terhadap pesaing utamanya asal India, Ultrahuman, guna menghentikan total penjualan produk Ring Pro di pasar Amerika Serikat.

NEWSJABAR.ID - Industri perangkat sandang canggih kembali diguncang perselisihan hukum berskala besar. Oura, salah satu pionir utama dalam ranah cincin pintar, baru saja mengajukan gugatan pelanggaran paten terbaru terhadap startup asal Bengaluru, Ultrahuman. Langkah agresif ini mengancam keberlangsungan usaha Ultrahuman yang baru saja melakukan manuver pembaharuan produk untuk merebut kembali pangsa pasar Amerika Serikat.

Tuduhan Pelanggaran Paten Komponen Vital

Dalam berkas gugatan yang resmi didaftarkan di Pengadilan Federal Texas, Oura mengklaim bahwa produk anyar Ultrahuman, Ring Pro, melanggar dua paten penting terkait desain eksterior dan arsitektur komponen dalam. Paten tersebut mencakup mekanisme baterai melengkung, papan sirkuit khusus, susunan magnet, hingga konfigurasi sensor kesehatan.

Oura tidak hanya menuntut ganti rugi finansial dalam jumlah besar, tetapi juga mendesak pengadilan untuk mengeluarkan larangan permanen atas penjualan dan distribusi produk tersebut di AS. Menariknya, salah satu paten yang disengketakan—yakni paten bernomor 12,769,363—baru saja diterbitkan secara resmi dua hari sebelum gugatan ini dilayangkan.

Serangan Balasan Usai Pembatalan Blokir Bea Cukai

Langkah hukum terbaru ini menjadi babak lanjutan dari sengketa paten panjang antara kedua perusahaan yang telah berlangsung sejak 2023. Sebelumnya, Oura berhasil memenangkan keputusannya di Komisi Perdagangan Internasional AS (ITC) yang berujung pada larangan impor produk generasi pertama Ultrahuman, Ring Air.

Ultrahuman sempat bernapas lega setelah meluncurkan Ring Pro yang telah didesain ulang dan mendapatkan izin masuk dari Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS pada awal tahun ini. Namun, Oura menegaskan bahwa izin bea cukai tersebut hanya berlaku untuk kasus lama dan tidak membebaskan Ultrahuman dari pelanggaran paten-paten terbarunya.

Tidak main-main, Oura juga menyeret pihak ketiga, yaitu produsen manufaktur elektronik SVTronics yang berbasis di Plano, Texas. SVTronics dituduh merakit Ring Pro secara lokal di bawah arahan dan kendali langsung Ultrahuman untuk menghindari batasan impor.

Monopoli Pasar dan Dominasi Industri Wearable

Strategi hukum Oura dikenal sangat agresif demi mempertahankan tahtanya. Selain Ultrahuman, Oura diketahui pernah dan sedang terlibat perselisihan hukum serupa dengan pemain raksasa lain di industri teknologi wearable seperti Samsung, RingConn, Circular, hingga Zepp Health. Beberapa di antaranya bahkan terpaksa menyerah dan bersedia membayar royalti agar bisa terus berjualan di AS.

Persaingan Bisnis di Tengah Lonjakan Pasar

Eskalasi perang hukum ini terjadi di tengah pertumbuhan pesat pasar alat pemantau kesehatan mandiri. Data riset industri memproyeksikan pengiriman cincin pintar secara global akan meningkat signifikan hingga menembus jutaan unit pada tahun-tahun mendatang.

Persaingan ini kian memanas mengingat Oura baru saja menunda rencana penawaran umum perdana (IPO) senilai 2,2 miliar dolar AS akibat dinamika pasar. Di sisi lain, Ultrahuman terus melaju pesat usai meraih suntikan dana segar sebesar 70 juta dolar AS yang disokong investor papan atas termasuk Qualcomm Ventures, guna mengembangkan teknologi cincin pintar berbasis kecerdasan buatan masa depan.



Disclaimer: Artikel ini disadur dari sumber techcrunch.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Perang Cincin Pintar Memanas! Oura Kembali Serang Startup Ultrahuman Lewat Gugatan Paten Maut di AS
  • Perang Cincin Pintar Memanas! Oura Kembali Serang Startup Ultrahuman Lewat Gugatan Paten Maut di AS
  • Perang Cincin Pintar Memanas! Oura Kembali Serang Startup Ultrahuman Lewat Gugatan Paten Maut di AS
  • Perang Cincin Pintar Memanas! Oura Kembali Serang Startup Ultrahuman Lewat Gugatan Paten Maut di AS
  • Perang Cincin Pintar Memanas! Oura Kembali Serang Startup Ultrahuman Lewat Gugatan Paten Maut di AS
  • Perang Cincin Pintar Memanas! Oura Kembali Serang Startup Ultrahuman Lewat Gugatan Paten Maut di AS