Rakyat Merana Antre SPBU, Oknum Culas Malah Gasak 400 Ribu Liter Solar Subsidi demi Industri dan Tambang!
Ditjen Gakkum Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berhasil membongkar skandal penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Solar sebanyak 400.000 liter di Semarang, Jawa Tengah, yang diselundupkan secara ilegal untuk sektor industri dan pertambangan di tengah maraknya antrean panjang masyarakat di SPBU.
NEWSJABAR.ID - Di tengah perjuangan masyarakat yang harus mengantre mengular demi mendapatkan bahan bakar di berbagai tempat pengisian publik, aksi kejahatan justru dilancarkan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara tegas menggagalkan praktik kejahatan penimbunan BBM subsidi jenis Solar yang mencapai angka fantastis, yakni 400.000 liter di wilayah Semarang, Jawa Tengah.
Aksi penimbunan dalam skala jumbo ini diungkap langsung oleh Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) Kementerian ESDM. Penindakan tegas diambil lantaran praktik ilegal tersebut terbukti menjadi salah satu biang kerok utama tersendatnya distribusi Solar untuk kebutuhan masyarakat umum serta memicu kelangkaan pasokan di lapangan.
Solar Subsidi Dialihkan Secara Ilegal ke Sektor Bisnis Raksasa
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menegaskan bahwa pihak pemerintah tidak memberikan toleransi sekecil apa pun terhadap segala bentuk penyelewengan energi rakyat. Menurut penjelasannya, barang bukti ribuan kiloliter solar yang ditimbun tersebut sedianya dialihkan guna menopang kegiatan operasional di sektor komersial secara ilegal.
"Penegakan hukum oleh Dirjen Gakkum mengumumkan adanya penangkapan di Semarang dengan kapasitas BBM yang ditimbun mencapai 400.000 liter. Kita akan terus menertibkan seluruh penyelewengan yang ada demi menjaga stabilitas pasokan," ujar Yuliot saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta.
Yuliot menambahkan bahwa BBM bersubsidi yang seharusnya menjadi hak masyarakat kurang mampu dan sektor transportasi publik justru disalahgunakan oleh oknum penimbun BBM untuk memasok kebutuhan industri besar, area perkebunan, hingga wilayah pertambangan komersial.
Dampak Buruk Terhadap Rantai Distribusi Masyarakat
Penyimpangan penyaluran BBM secara masif ini memberikan dampak domino yang dirasakan langsung oleh publik. Fenomena kelangkaan Solar di sejumlah SPBU memicu antrean panjang armada logistik dan kendaraan umum yang mengganggu kelancaran roda perekonomian warga.
Pemerintah berkomitmen untuk terus memperketat pengawasan penyaluran energi serta menyeret seluruh pihak yang terlibat dalam jaringan kejahatan BBM ini ke ranah hukum. Langkah tegas Ditjen Gakkum ESDM diharapkan dapat mengembalikan hak masyarakat atas pasokan energi nasional yang adil dan merata.