Tepi Barat Diubah Jadi 'Penjara Raksasa': Tentara Israel Sweeping Belasan Kota dan Ancam Penggusuran Massal

Eskalasi konflik di Tepi Barat mencapai titik nadir setelah militer Israel melancarkan operasi penggerebekan besar-besaran di belasan kota dan mengunci total akses wilayah pasca-insiden penembakan yang menewaskan dua tentara di Hebron.

NEWSJABAR.ID - Gelombang ketegangan hebat kembali mengguncang wilayah Tepi Barat yang diduduki. Militer Israel melancarkan operasi penyisiran skala besar ke sedikitnya 15 kota dan desa, yang berujung pada penangkapan puluhan warga Palestina. Langkah drastis ini diambil hanya beberapa jam setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengumumkan penutupan total (lockdown) di seluruh kawasan tersebut.

Operasi Militer Lintas Kota dan Gelombang Penangkapan

Aksi penggerebekan tersebut menyasar berbagai pusat populasi utama di Tepi Barat bagian utara, termasuk Nablus, Jenin, Tubas, hingga Qalqilya. Di Nablus, pasukan militer memasuki kawasan pemukiman warga di Desa Jalud dan Qaryut, menggeledah rumah-rumah penduduk setempat dan menangkap sejumlah orang. Penangkapan serupa dilaporkan terjadi di Arrabeh dan Burqin dekat Jenin, serta pergerakan pasukan ke Tubas dan Aqqaba.

Tak hanya di utara, pergerakan militer juga meluas hingga ke wilayah timur seperti Jericho dan kamp pengungsian Aqabat Jabr. Situasi ini memicu ketakutan luar biasa di kalangan warga sipil yang terjebak di dalam benteng penjagaan ketat.

Sementara itu di Hebron yang berada di selatan, aksi brutal militer terlihat nyata saat alat berat buldoser dikerahkan untuk merobohkan sebuah bangunan tiga lantai. Keluarga yang mendiami gedung tersebut dilaporkan hanya diberi waktu singkat lima menit untuk menyelamatkan barang-barang pribadi mereka sebelum bangunan tersebut diratakan dengan tanah. Ratusan keluarga di area Ein Deir Bahha juga dipaksa angkat kaki dari kediaman mereka.

Insiden Baku Tembak Hebron Pemicu Penutupan Total

Eskalasi penindakan militer ini dipicu oleh aksi penembakan mematikan di dekat pemukiman ilegal Telem, Hebron, yang merenggut nyawa dua orang prajurit cadangan Israel dan melukai setidaknya tiga orang lainnya. Militer mengklaim telah menembak mati dua pelaku serangan tersebut dan kini mengepung kediaman salah satu tersangka di lingkungan al-Jalda.

Menanggapi peristiwa berdarah ini, otoritas militer mengumumkan operasi jangka panjang di Hebron serta pengamanan ketat di puluhan titik strategis lainnya. Penutupan akses jalan berimbas pada penutupan hampir 1.000 pos pemeriksaan (checkpoint) dan gerbang pembatas di seluruh Tepi Barat, yang secara praktis melumpuhkan mobilitas jutaan warga lokal.

Ubah Wilayah Jadi 'Penjara Kecil' dan Peringatan Krisis

Kondisi ini mendapat kecaman keras dari tokoh politik lokal. Sekretaris Jenderal Inisiatif Nasional Palestina, Mustafa Barghouti, menegaskan bahwa tindakan hukuman kolektif ini mengubah setiap kota dan desa menjadi penjara kecil yang terisolasi dari dunia luar. Penutupan pos pemeriksaan secara total menghentikan layanan kesehatan dasar, melumpuhkan roda ekonomi, hingga meliburkan kegiatan pendidikan secara paksa.

Krisis ini semakin diperparah oleh serangkaian serangan dari kelompok pemukim radikal yang makin intensif bertepatan dengan musim panen zaitun dan menjelang agenda politik elektoral di Israel. Barghouti memperingatkan bahwa langkah-langkah represif dan provokasi ekstremis ini hanya akan memicu ledakan perlawanan yang jauh lebih besar di masa depan.



Disclaimer: Artikel ini disadur dari sumber aljazeera.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Tepi Barat Diubah Jadi 'Penjara Raksasa': Tentara Israel Sweeping Belasan Kota dan Ancam Penggusuran Massal
  • Tepi Barat Diubah Jadi 'Penjara Raksasa': Tentara Israel Sweeping Belasan Kota dan Ancam Penggusuran Massal
  • Tepi Barat Diubah Jadi 'Penjara Raksasa': Tentara Israel Sweeping Belasan Kota dan Ancam Penggusuran Massal
  • Tepi Barat Diubah Jadi 'Penjara Raksasa': Tentara Israel Sweeping Belasan Kota dan Ancam Penggusuran Massal
  • Tepi Barat Diubah Jadi 'Penjara Raksasa': Tentara Israel Sweeping Belasan Kota dan Ancam Penggusuran Massal
  • Tepi Barat Diubah Jadi 'Penjara Raksasa': Tentara Israel Sweeping Belasan Kota dan Ancam Penggusuran Massal