Bikin Dompet Menjerit, Google Mendadak Kerek Harga Google TV Streamer Jadi Jauh Lebih Mahal!

Bikin Dompet Menjerit, Google Mendadak Kerek Harga Google TV Streamer Jadi Jauh Lebih Mahal!
Google secara mengejutkan menaikkan harga perangkat Google TV Streamer 4K mereka sebesar 50 dolar AS, membuat harganya melonjak dari semula 99 dolar AS menjadi 149 dolar AS. Langkah ini memicu kekhawatiran baru di kalangan konsumen terkait tren kenaikan harga gadget yang kian tak terkendali akibat krisis komponen global.

NEWSJABAR.ID - Raksasa teknologi dunia kembali membuat keputusan yang mengejutkan para pemburu gadget. Tanpa ada pengumuman besar sebelumnya, Google secara resmi menaikkan harga Google TV Streamer 4K terbaru mereka menjadi 149 dolar AS. Angka ini melonjak tajam sebesar 50 dolar AS (sekitar Rp 770 ribuan) dari harga peluncuran awalnya yang hanya berada di angka 99 dolar AS.

Kenaikan harga yang cukup signifikan ini terpantau telah aktif di platform penjualan resmi Google Store serta ritel raksasa Best Buy. Kendati demikian, beberapa laporan menyebutkan bahwa platform e-commerce lain seperti Amazon masih menawarkan sisa stok dengan harga lama, meskipun diperkirakan penyesuaian harga baru akan segera diterapkan secara merata dalam waktu dekat.

Efek Domino Kenaikan Harga Produk Google

Langkah menaikkan harga perangkat streaming andalan ini sebenarnya bukan satu-satunya kejutan pahit dari Google tahun ini. Beberapa pekan sebelumnya, Google juga telah merilis lini ponsel pintar terbaru mereka, Pixel 11, dengan banderol harga yang lebih mahal 100 dolar AS dibandingkan generasi pendahulunya, Pixel 10.

Fenomena ini menunjukkan adanya strategi penetapan harga baru dari Google yang tampaknya mulai membebankan biaya produksi ekstra langsung kepada konsumen akhir. Bagi para loyalis ekosistem Android, tren ini tentu menjadi kabar buruk di tengah ketatnya persaingan pasar smart home saat ini.

Krisis Komponen Global Jadi Biang Kerok

Mengapa harga gadget terus meroket? Analisis internal menunjukkan bahwa kelangkaan rantai pasok dan komponen penting dalam industri teknologi masih menjadi momok utama. Biaya produksi perangkat keras, mulai dari memori, prosesor, hingga logistik global, mengalami inflasi yang tidak stabil.

Kondisi sulit ini tidak hanya memukul Google. Kompetitor besar lainnya juga menghadapi dilema serupa. Belum lama ini, raksasa e-commerce Amazon juga terpaksa mengerek harga beberapa perangkat pintar besutan mereka seperti lini Echo dan Fire TV demi mengimbangi margin keuntungan yang kian menipis.

Fitur Google TV Streamer yang Tetap Menggoda

Sebagai informasi, Google TV Streamer pertama kali diperkenalkan pada tahun 2024. Perangkat ini didesain tidak hanya sekadar sebagai alat pemutar video resolusi tinggi, melainkan juga berfungsi ganda sebagai hub pintar (smart home hub) untuk mengontrol berbagai ekosistem IoT (Internet of Things) di rumah.

Meskipun kini harganya jauh lebih mahal, perangkat ini tetap menawarkan performa premium dengan integrasi kecerdasan buatan (AI) yang mulus serta dukungan pembaruan sistem operasi jangka panjang khas Google. Namun, dengan harga baru yang kini menembus angka 149 dolar AS, konsumen kini dituntut untuk berpikir dua kali sebelum melakukan transaksi.



Disclaimer: Artikel ini disadur dari sumber theverge.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Bikin Dompet Menjerit, Google Mendadak Kerek Harga Google TV Streamer Jadi Jauh Lebih Mahal!
  • Bikin Dompet Menjerit, Google Mendadak Kerek Harga Google TV Streamer Jadi Jauh Lebih Mahal!
  • Bikin Dompet Menjerit, Google Mendadak Kerek Harga Google TV Streamer Jadi Jauh Lebih Mahal!
  • Bikin Dompet Menjerit, Google Mendadak Kerek Harga Google TV Streamer Jadi Jauh Lebih Mahal!
  • Bikin Dompet Menjerit, Google Mendadak Kerek Harga Google TV Streamer Jadi Jauh Lebih Mahal!
  • Bikin Dompet Menjerit, Google Mendadak Kerek Harga Google TV Streamer Jadi Jauh Lebih Mahal!