Dobrak Dominasi DJI Osmo, Kamera Gimbal Canggih Ini Punya Lensa Magnetik yang Bisa Dilepas untuk Menyelam!
Industri kamera saku kembali diguncang oleh inovasi terbaru dari Hohem melalui perangkat terbarunya, Eyepic. Berbeda dengan kompetitornya, kamera stabilizer mini ini mengusung konsep revolusioner dengan modul kamera magnetik yang bisa dilepas pasang, menjadikannya sebuah action cam mandiri yang tangguh dan tahan air hingga kedalaman 10 meter.
NEWSJABAR.ID - Pasar kamera vlogging dan perekaman video portabel kini kedatangan penantang baru yang siap mengacak-acak dominasi para raksasa teknologi. Produsen aksesori kamera ternama, Hohem, baru saja memperkenalkan sebuah inovasi radikal melalui perangkat bernama Eyepic. Alat perekam genggam ini tidak hanya sekadar menjadi penstabil gambar biasa, melainkan menggabungkan dua fungsionalitas ekstrem dalam satu genggaman.
Inovasi Desain Hybrid: Gimbal Sekaligus Action Cam Mandiri
Sekilas, Hohem Eyepic terlihat sangat mirip dengan perangkat populer di kelasnya, seperti lini DJI Osmo Pocket atau Insta360 Luna Ultra. Perangkat ini dibekali pegangan ergonomis, layar pratinjau yang bisa diputar, serta modul kamera kecil yang distabilkan oleh gimbal tiga poros (3-axis). Namun, kejutan sesungguhnya terletak pada kemampuan modularitasnya.
Eyepic mengadopsi konsep revolusioner yang memungkinkan pengguna untuk melepas modul kameranya secara magnetis dari bodi utama gimbal. Begitu dilepas, modul mungil tersebut langsung bertransformasi menjadi action cam mini yang sangat praktis. Anda bisa menjepitkannya di pakaian, menggantungkannya di leher menggunakan lanyard bawaan, atau menempelkannya ke permukaan logam berkat sistem magnet yang kuat.
Spesifikasi Rekaman dan Layar Interaktif
Meskipun ukurannya sangat ringkas, kemampuan perekaman perangkat ini tidak boleh dipandang sebelah mata. Hohem Eyepic sanggup menangkap video berkualitas tinggi hingga resolusi 4K pada kecepatan 60fps. Keunikan lainnya adalah fleksibilitas orientasi gambar. Pengguna dapat dengan mudah beralih dari mode video horizontal (lanskap) ke vertikal (potret) hanya dengan memutar layar sentuh berukuran 2,51 inci yang ada di gagangnya.
Grip atau pegangan perangkat ini juga dirancang sangat intuitif. Di sana tersemat sebuah joystick fisik untuk mengatur sudut pengambilan gambar secara manual, serta tuas khusus untuk mengendalikan tingkat zoom dengan mulus. Ini memberikan kontrol penuh bagi para kreator konten yang menginginkan hasil sinematik presisi tinggi.
Kemampuan Nirkabel dan Ketangguhan di Dalam Air
Meskipun modul kamera yang dilepas tidak memiliki layar pratinjau sendiri, pengguna tidak perlu khawatir kehilangan arah bidikan. Kamera mungil ini dibekali kemampuan untuk mengalirkan pratinjau video langsung beresolusi 1080p kembali ke layar sentuh pada grip utama secara nirkabel. Transmisi jarak jauh ini diklaim tetap stabil hingga jarak mencapai 10 meter (32 kaki), memungkinkan pengaturan sudut pengambilan gambar yang sangat kreatif dari kejauhan.
Dari segi ketangguhan fisik, ada perbedaan mencolok antara bodi utama dan modul kameranya. Bagian grip dan gimbal mekanisnya memang tidak dirancang untuk bersentuhan dengan air. Namun, modul kamera magnetisnya sepenuhnya kedap air dan mampu bertahan hingga kedalaman lebih dari 10 meter tanpa memerlukan casing tambahan. Fitur ini menjadikannya senjata andalan baru untuk mengabadikan momen berenang atau olahraga air ekstrem lainnya.
Hingga saat ini, Hohem masih menyimpan rapat beberapa detail penting terkait produk teknologi terbaru mereka ini. Informasi mengenai kapasitas baterai, ruang penyimpanan internal, kemampuan pelacakan objek pintar, serta banderol harga resminya diperkirakan baru akan diungkap dalam beberapa waktu ke depan. Meski begitu, konsep modular yang ditawarkan Eyepic dipastikan akan memicu persaingan ketat di pasar kamera saku global.