Kiamat Layar Sentuh? Cincin Pintar Masa Depan Ini Siap Gantikan Peran Komputer di Jari Anda!

Era baru komputasi kini bergeser ke jemari Anda. Startup kesehatan asal India, Ultrahuman, baru saja mengamankan suntikan dana segar senilai USD 70 juta (sekitar Rp1,1 triliun) yang dipimpin oleh divisi modal ventura Qualcomm. Pendanaan jumbo ini membawa misi ambisius: menyulap cincin pintar dari sekadar alat pelacak kesehatan menjadi sebuah komputer mini mandiri yang mampu menjalankan kecerdasan buatan (AI) hingga menjadi kontroler game futuristik tanpa ketergantungan pada ponsel pintar.

NEWSJABAR.ID - Pasar teknologi wearable kembali diguncang oleh inovasi radikal. Ultrahuman, startup yang berbasis di Bengaluru, India, berhasil melipatgandakan valuasinya hingga menyentuh angka USD 365 juta (setara Rp5,7 triliun). Lompatan fantastis ini dipicu oleh visi berani mereka yang ingin mengubah cincin pintar menjadi perangkat komputasi mandiri. Dengan dukungan raksasa cip global Qualcomm, Ultrahuman siap menantang dominasi smartwatch dan memosisikan cincin di jari Anda sebagai pusat kendali teknologi masa depan.

Pendanaan seri terbaru ini mencakup ekuitas primer sebesar USD 65 juta dan utang senilai USD 5 juta. Selain Qualcomm Ventures, nama-nama besar seperti raksasa diagnostik medis asal AS, Labcorp, Alpha Wave, Blume Ventures, Nexus Venture Partners, dan Alteria Capital turut menyuntikkan modal. Langkah ini membuktikan bahwa masa depan teknologi tidak lagi terbatas pada layar besar di pergelangan tangan atau di dalam saku celana Anda.

Bukan Sekadar Pelacak Tidur: Menuju Komputer Jari

Selama ini, mayoritas perangkat cincin pintar di pasaran hanya berfungsi pasif sebagai pelacak detak jantung, suhu tubuh, atau kualitas tidur. Namun, kolaborasi terbaru antara Ultrahuman dan Qualcomm akan mengubah segalanya. Dengan mengintegrasikan cip canggih buatan Qualcomm, cincin masa depan besutan mereka akan memiliki kekuatan pemrosesan lokal yang mumpuni. Hal ini memangkas ketergantungan perangkat pada koneksi ponsel pintar atau komputasi awan (cloud).

"Semua perangkat cincin saat ini tidak lebih dari sekadar pelacak," ungkap Mohit Kumar, Pendiri dan CEO Ultrahuman. Visi Kumar sangat jelas: ia ingin menciptakan ekosistem di mana para pengembang pihak ketiga dapat menulis program mereka sendiri secara langsung di dalam cincin. Bayangkan sebuah alat kecil di jari Anda yang tidak hanya memantau kesehatan tubuh, tetapi juga bisa berfungsi sebagai tetikus (mouse), kunci mobil pintar, hingga alat pengendali untuk berinteraksi dengan teknologi AI tercanggih secara instan.

Revolusi Pengalaman Gaming dan AI yang Intuitif

Keunikan cincin dibanding jam tangan pintar terletak pada posisinya yang sangat presisi di jari manusia. Posisi ini memungkinkan pelacakan gestur yang jauh lebih akurat. Melalui pembaruan perangkat lunak yang direncanakan meluncur dalam waktu dekat pada seri Ring Air dan Ring Pro, pengguna akan dapat menggunakan cincin mereka sebagai pengontrol game interaktif.

Yang membuatnya semakin menarik, game masa depan tidak hanya merespons gerakan tangan Anda, melainkan juga emosi dan kondisi biologis Anda. Cincin ini mampu membaca lonjakan detak jantung atau perubahan suhu tubuh saat Anda tegang, menciptakan pengalaman bermain game yang sangat personal dan adaptif. Langkah ini mempertegas posisi Ultrahuman dalam memimpin pasar perangkat wearable generasi baru.

Ekspansi Global dan Rencana Melantai di Bursa

Meski sempat menghadapi tantangan hukum terkait sengketa paten di pasar Amerika Serikat, Ultrahuman bangkit lebih kuat melalui peluncuran Ring Pro. Permintaan di AS dikabarkan melonjak hingga 20 kali lipat dari kapasitas pasokan saat ini. Kini, dengan pendapatan tahunan yang diproyeksikan menembus USD 200 juta pada awal 2027, startup ini juga tengah menjajaki kolaborasi mendalam bersama Labcorp untuk mengintegrasikan data aliran darah dengan hasil tes laboratorium guna mendeteksi risiko penyakit kardiovaskular sejak dini.

Meski kesuksesan finansial sudah di depan mata, sang CEO menegaskan tidak ingin terburu-buru melakukan penawaran umum perdana (IPO). Ultrahuman menargetkan konsistensi profitabilitas selama delapan hingga sepuluh kuartal berturut-turut sebelum melantai di bursa saham, dengan proyeksi paling cepat pada tahun 2028. Masa depan komputasi kini benar-benar melingkar di jemari kita, siap mengubah cara manusia berinteraksi dengan dunia digital.



Disclaimer: Artikel ini disadur dari sumber techcrunch.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Kiamat Layar Sentuh? Cincin Pintar Masa Depan Ini Siap Gantikan Peran Komputer di Jari Anda!
  • Kiamat Layar Sentuh? Cincin Pintar Masa Depan Ini Siap Gantikan Peran Komputer di Jari Anda!
  • Kiamat Layar Sentuh? Cincin Pintar Masa Depan Ini Siap Gantikan Peran Komputer di Jari Anda!
  • Kiamat Layar Sentuh? Cincin Pintar Masa Depan Ini Siap Gantikan Peran Komputer di Jari Anda!
  • Kiamat Layar Sentuh? Cincin Pintar Masa Depan Ini Siap Gantikan Peran Komputer di Jari Anda!
  • Kiamat Layar Sentuh? Cincin Pintar Masa Depan Ini Siap Gantikan Peran Komputer di Jari Anda!