Revolusi Jalur Langit Jakarta: LRT Kelapa Gading-Manggarai Senilai Rp12,1 Triliun Resmi Beroperasi!
Era baru konektivitas ibu kota resmi dimulai setelah Presiden RI meluncurkan layanan LRT Jakarta rute Kelapa Gading menuju Manggarai, memangkas waktu tempuh menjadi hanya 28 menit dengan investasi jumbo senilai Rp12,1 triliun.
NEWSJABAR.ID - Langkah masif dalam penataan transportasi massal Jakarta kembali mencatatkan sejarah baru. Presiden Prabowo Subianto secara resmi meresmikan pengoperasian komersial jalur layang LRT Jakarta fase Kelapa Gading - Manggarai pada Rabu siang. Upacara peresmian yang berlangsung khidmat sekaligus semarak ini dipusatkan di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta Selatan.
Sebelum meresmikan proyek strategis tersebut, Presiden bersama rombongan kabinet dan pejabat tinggi melakukan uji coba langsung dengan menaiki kereta dari Stasiun Kelapa Gading menuju Manggarai sekitar pukul 13.00 WIB. Tampak mendampingi Presiden dalam momentum penting ini di antaranya Penjabat Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Menteri Perhubungan Dudu Purwagandhi, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Investasi Fantastis Demi Pangkas Waktu Macet Jakarta
Kehadiran jalur LRT fase terbaru ini menjadi jawaban atas kebutuhan mobilitas cepat warga Jakarta. Dengan total panjang lintasan mencapai 12,2 kilometer, proyek ini menelan nilai investasi yang sangat fantastis, yakni sebesar Rp12,1 triliun. Angka tersebut sebanding dengan efisiensi waktu yang ditawarkan; kini perjalanan dari Kelapa Gading menuju Manggarai dapat ditempuh hanya dalam waktu 28 menit, bebas dari belenggu kemacetan jalan raya.
Lintasan layang modern ini mengoperasikan armada berteknologi tinggi dengan waktu tunggu (headway) antar-kereta yang sangat singkat, yakni hanya 11 menit. Sebanyak 11 stasiun strategis siap melayani naik-turun penumpang di sepanjang koridor ini, meliputi:
- Stasiun Kelapa Gading
- Stasiun Boulevard Utara Summarecon Mall
- Stasiun Boulevard Selatan
- Stasiun Pulomas
- Stasiun Equestrian
- Stasiun Velodrome
- Stasiun Rawamangun
- Stasiun Pramuka
- Stasiun Matraman
- Stasiun Proklamasi
- Stasiun Manggarai
Integrasi Antarmoda dan Pengembangan Kawasan Modern (TOD)
Kelebihan utama dari pengoperasian rute Kelapa Gading - Manggarai ini adalah sistem integrasi transportasinya yang tanpa batas (seamless). Stasiun Manggarai diproyeksikan menjadi episentrum utama yang menghubungkan LRT Jakarta dengan KRL Commuterline, MRT Jakarta, LRT Jabodebek, Transjakarta, hingga moda transportasi cepat Whoosh (Kereta Cepat Jakarta-Bandung).
Pemerintah juga tengah mempersiapkan pengembangan kawasan berbasis Transit-Oriented Development (TOD) di beberapa titik krusial, seperti TOD Jakarta International Stadium (JIS), TOD Pegangsaan Dua, serta TOD Manggarai. Pengembangan ini diharapkan mampu menghidupkan ekosistem ekonomi baru sekaligus mendorong masyarakat beralih sepenuhnya ke transportasi publik massal.