Siasat Licin Raksasa PUBG: Guyur Modal Rp3,9 Triliun untuk Cengkeram Sektor AI dan Robotika India!

Krafton, dalang di balik fenomena global PUBG dan BGMI, kembali mengguncang panggung teknologi dengan menyuntikkan dana tambahan sebesar USD 250 juta di India. Strategi agresif ini menandai pergeseran fokus perusahaan Korea Selatan tersebut dari dunia hiburan virtual menuju penguasaan teknologi masa depan, termasuk kecerdasan buatan (AI), robotika, hingga deep tech dalam beberapa tahun ke depan.

NEWSJABAR.ID - Langkah berani ini menegaskan ambisi besar Krafton untuk melampaui batas-batas hiburan digital tradisional. Dengan tambahan modal jumbo ini, total komitmen investasi teknologi Krafton di India kini menembus angka USD 500 juta sejak tahun 2021. Angka fantastis tersebut belum termasuk kontribusi mereka dalam dana pertumbuhan senilai USD 670 juta yang digarap bersama Naver dan Mirae Asset pada akhir tahun lalu.

India kini menjelma menjadi episentrum baru bagi ekspansi global Krafton. Dengan lebih dari satu miliar pelanggan internet dan 700 juta pengguna ponsel pintar, negara ini menawarkan potensi pasar yang sangat masif. Sukses awal Krafton memang dibangun di atas fondasi game Battlegrounds Mobile India (BGMI)—versi lokal dari PUBG—yang telah diunduh lebih dari 260 juta kali. Namun, masa depan yang mereka incar kini jauh lebih luas daripada sekadar mengumpulkan poin kemenangan di arena pertempuran digital.

Menembus Batas: Ekspansi ke Dunia AI dan Robotika

Keputusan untuk beralih ke sektor teknologi mendalam seperti kecerdasan buatan dan robotika merupakan bagian dari visi jangka panjang Krafton. Perusahaan menyadari bahwa ekosistem digital India tengah berkembang pesat dan membutuhkan sokongan infrastruktur teknologi mutakhir. Melalui pendanaan baru ini, mereka siap menyokong para inovator lokal yang bergerak di garis depan revolusi teknologi dunia.

Sejauh ini, rekam jejak investasi Krafton di India terbilang sangat aktif. Mereka telah menyuntik dana ke sekitar 18 perusahaan rintisan lokal, termasuk platform media sosial Pratilipi, aplikasi audio Kuku FM, hingga platform streaming game Loco. Dengan portofolio yang begitu terdiversifikasi, Krafton perlahan tapi pasti membangun ekosistem digital yang saling terhubung.

Berdamai dengan Regulasi dan Rencana Masa Depan

Perjalanan Krafton di India sebenarnya tidak selalu berjalan mulus. Pemerintah setempat sempat memblokir PUBG Mobile pada tahun 2020 akibat ketegangan geopolitik dengan Tiongkok. Guna mengatasi kecemasan New Delhi, Krafton mengambil langkah ekstrem dengan memutus kemitraan penerbitan dengan Tencent Games dan memindahkan seluruh server data mereka ke layanan cloud milik Microsoft.

Meskipun sempat kembali diblokir pada tahun 2022, BGMI akhirnya diizinkan beroperasi kembali setelah melewati masa uji coba yang ketat. Kini, komitmen mereka di industri game tetap solid dengan rencana peluncuran BGMI Lite pada akhir tahun 2026 mendatang.

Komitmen baru senilai USD 250 juta ini diumumkan tak lama setelah pertemuan penting antara Chairman Krafton, Chang Byung-gyu, dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi. Diskusi tersebut membuka jalan lebar bagi kerja sama bilateral yang lebih erat antara Korea Selatan dan India di sektor teknologi generasi baru, sekaligus memperkuat cengkeraman Krafton sebagai salah satu pemain teknologi paling berpengaruh di Asia Selatan.



Disclaimer: Artikel ini disadur dari sumber techcrunch.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Siasat Licin Raksasa PUBG: Guyur Modal Rp3,9 Triliun untuk Cengkeram Sektor AI dan Robotika India!
  • Siasat Licin Raksasa PUBG: Guyur Modal Rp3,9 Triliun untuk Cengkeram Sektor AI dan Robotika India!
  • Siasat Licin Raksasa PUBG: Guyur Modal Rp3,9 Triliun untuk Cengkeram Sektor AI dan Robotika India!
  • Siasat Licin Raksasa PUBG: Guyur Modal Rp3,9 Triliun untuk Cengkeram Sektor AI dan Robotika India!
  • Siasat Licin Raksasa PUBG: Guyur Modal Rp3,9 Triliun untuk Cengkeram Sektor AI dan Robotika India!
  • Siasat Licin Raksasa PUBG: Guyur Modal Rp3,9 Triliun untuk Cengkeram Sektor AI dan Robotika India!