Skenario Licik Napi Surabaya Gagal Total: Ban Serep Innova Dibongkar K-9, Isinya Serbuk Haram Lintas Pulau!

Bareskrim Polri berhasil membongkar sindikat penyelundupan narkotika lintas pulau setelah mengamankan seorang kurir sabu yang dikendalikan langsung oleh narapidana di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Surabaya. Modus operandi pelaku terbilang cerdik, yakni menyembunyikan barang haram senilai puluhan juta rupiah di dalam ban serep mobil untuk mengelabui petugas di pelabuhan penyeberangan.

NEWSJABAR.ID - Sebuah taktik licik penyelundupan barang haram lintas pulau berhasil diendus oleh aparat kepolisian. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri sukses meringkus seorang pemuda yang nekat menjadi kurir sabu dengan rute Medan menuju Lombok. Ironisnya, aksi nekat pemuda ini dikendalikan dari balik jeruji besi Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Surabaya.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan tepercaya masyarakat mengenai rencana pengiriman narkoba jalur darat dari Sumatra menuju Nusa Tenggara Barat. Menindaklanjuti informasi krusial tersebut, tim gabungan yang dipimpin Kasubdit IV Kombes Handik Zusen dan Kasatgas NIC Kombes Kevin Leleury langsung bergerak cepat melakukan pelacakan ketat di jalur distribusi.

Drama Penangkapan di Pelabuhan: Anjing Pelacak Endus Ban Serep

Penyelidikan intensif tersebut akhirnya membuahkan hasil di sebuah pelabuhan penyeberangan. Petugas mencurigai satu unit mobil Toyota Innova berwarna hitam yang tengah mengantre untuk naik ke atas kapal. Pengemudinya, seorang pemuda berusia 23 tahun bernama Sayed Zuwanda, tak berkutik saat petugas mendatangkan unit anjing pelacak (K-9) untuk menggeledah kendaraannya.

Benar saja, insting tajam K-9 mengarah kuat pada bagian belakang mobil. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, petugas menemukan lima bungkus plastik kemasan teh Cina berwarna hijau berlapis bubble wrap yang diduga berisi narkotika golongan I jenis sabu. Barang bukti bernilai tinggi tersebut disembunyikan secara rapi di dalam ban serep mobil.

Dikendalikan Napi Rutan Surabaya dan Diupah Puluhan Juta

Hasil interogasi mendalam terhadap Sayed membuka tabir gelap yang mengejutkan. Pemuda tersebut mengaku hanya bertindak sebagai kaki tangan atas perintah seorang narapidana yang tengah mendekam di Rutan Kelas 1 Surabaya bernama Andreansyah Bin Soleh Maulana alias ALM.

Namun, petualangan kartel ini tidak berhenti di sana. Andreansyah rupanya juga dikendalikan oleh sosok misterius bernama Haykal, yang kini telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kepolisian. Jaringan ini memanfaatkan para kurir yang terdesak kebutuhan ekonomi untuk memuluskan bisnis haram mereka.

Kepada penyidik, Sayed mengaku tergiur menerima tawaran tersebut lantaran dijanjikan upah fantastis sebesar Rp27,5 juta. Uang haram tersebut dikirimkan secara bertahap ke rekening pribadinya sebagai jaminan operasional selama perjalanan darat yang melelahkan tersebut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian terus melakukan pengembangan intensif guna membongkar akar dari jaringan narkoba rutan ini. Aparat berkomitmen penuh untuk mengejar otak utama di balik penyelundupan ini serta menangkap pihak penerima barang di Lombok agar rantai peredaran gelap ini terputus total.



Disclaimer: Artikel ini disadur dari sumber cnnindonesia.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Skenario Licik Napi Surabaya Gagal Total: Ban Serep Innova Dibongkar K-9, Isinya Serbuk Haram Lintas Pulau!
  • Skenario Licik Napi Surabaya Gagal Total: Ban Serep Innova Dibongkar K-9, Isinya Serbuk Haram Lintas Pulau!
  • Skenario Licik Napi Surabaya Gagal Total: Ban Serep Innova Dibongkar K-9, Isinya Serbuk Haram Lintas Pulau!
  • Skenario Licik Napi Surabaya Gagal Total: Ban Serep Innova Dibongkar K-9, Isinya Serbuk Haram Lintas Pulau!
  • Skenario Licik Napi Surabaya Gagal Total: Ban Serep Innova Dibongkar K-9, Isinya Serbuk Haram Lintas Pulau!
  • Skenario Licik Napi Surabaya Gagal Total: Ban Serep Innova Dibongkar K-9, Isinya Serbuk Haram Lintas Pulau!