Bali Fuel Supply Stabilizes! Pertamina Issues Final Warning Against Illegal Hoarding in Paradise

PT Pertamina Patra Niaga tengah mengerahkan seluruh kekuatannya untuk menjamin kelancaran distribusi energi di Pulau Dewata, sekaligus memperingatkan keras para oknum yang berupaya menimbun atau menyalahgunakan bahan bakar bersubsidi. Langkah agresif ini diambil guna memastikan masyarakat mendapatkan hak mereka tanpa gangguan spekulan ilegal.

NEWSJABAR.ID - Langkah strategis terus diambil oleh PT Pertamina Patra Niaga dalam mengawal pemulihan distribusi energi di wilayah Bali. Perusahaan plat merah ini berkomitmen penuh untuk melakukan percepatan pemulihan layanan demi memenuhi lonjakan kebutuhan BBM Subsidi yang sangat vital bagi mobilitas masyarakat dan sektor pariwisata. Tidak hanya sekadar menyalurkan, pengawasan ketat kini menjadi prioritas utama untuk mencegah terjadinya kebocoran distribusi.

Sikat Mafia BBM: Jangan Ada Penimbunan!

Di tengah proses pemulihan ini, Pertamina memberikan peringatan keras kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak mencoba-coba melakukan tindakan melawan hukum. Praktik penimbunan atau pembelian bahan bakar bersubsidi untuk dijual kembali dengan harga tinggi sangat merusak tatanan distribusi.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menegaskan bahwa dukungan masyarakat sangat diperlukan agar penyaluran energi tetap tepat sasaran. Menurutnya, tindakan ilegal hanya akan menyengsarakan masyarakat yang benar-benar berhak menerima subsidi dari pemerintah.

Operasional 24 Jam dan Pengawasan Ketat

Demi menjaga stabilitas di lapangan, Pertamina telah menyiagakan infrastruktur secara maksimal. Tercatat sebanyak 108 armada mobil tangki dikerahkan untuk menyuplai pasokan ke berbagai titik di Bali. Selain itu, sebanyak 66 SPBU diinstruksikan untuk beroperasi selama 24 jam penuh guna mengurai antrean dan memastikan ketersediaan stok tetap aman bagi kendaraan yang melintas.

Strategi ini merupakan bagian dari upaya masif dalam menjaga ketahanan Pasokan Energi nasional di wilayah yang menjadi barometer pariwisata Indonesia tersebut. Masyarakat diharapkan tidak perlu melakukan panic buying karena stok dipastikan mencukupi jika digunakan secara wajar.

Cara Melaporkan Kecurangan

Pertamina juga mengajak publik untuk menjadi mata dan telinga di lapangan. Jika ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan, seperti kendaraan yang mengisi bahan bakar berkali-kali atau adanya jerigen dalam jumlah tidak wajar, masyarakat diminta segera melapor.

Laporan dapat disampaikan melalui saluran resmi Pertamina Contact Center 135. Untuk mempercepat proses tindak lanjut oleh pihak berwenang, pelapor disarankan menyertakan bukti pendukung yang kuat, seperti foto kendaraan beserta nomor polisinya. Dengan transparansi dan partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan distribusi energi di Bali bisa kembali normal seutuhnya tanpa ada gangguan dari oknum-oknum tidak bertanggung jawab.



Disclaimer: Artikel ini disadur dari sumber ekbis.sindonews.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Bali Fuel Supply Stabilizes! Pertamina Issues Final Warning Against Illegal Hoarding in Paradise
  • Bali Fuel Supply Stabilizes! Pertamina Issues Final Warning Against Illegal Hoarding in Paradise
  • Bali Fuel Supply Stabilizes! Pertamina Issues Final Warning Against Illegal Hoarding in Paradise
  • Bali Fuel Supply Stabilizes! Pertamina Issues Final Warning Against Illegal Hoarding in Paradise
  • Bali Fuel Supply Stabilizes! Pertamina Issues Final Warning Against Illegal Hoarding in Paradise
  • Bali Fuel Supply Stabilizes! Pertamina Issues Final Warning Against Illegal Hoarding in Paradise