Hujan Balistik di Kyiv: Putin Hancurkan Janji 'Damai' Trump Hingga Ukraina Gelap Gulita!

Serangan udara dahsyat Rusia menghantam jantung Ukraina, memutus aliran listrik di ibu kota Kyiv dan merenggut sedikitnya enam nyawa, sekaligus mengabaikan kesepakatan 'gencatan senjata energi' yang baru saja digaungkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

NEWSJABAR.ID - Eskalasi berdarah kembali menyelimuti langit Ukraina setelah militer Rusia melancarkan serangan rudal balistik masif yang menargetkan titik-titik krusial di seluruh negeri. Serangan ini tidak hanya menghancurkan fasilitas vital, tetapi juga memberikan tamparan keras bagi diplomasi internasional yang tengah diupayakan. Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi bahwa pasukan mereka telah mengeksekusi serangan berskala besar terhadap infrastruktur energi dan komunikasi Ukraina pada Rabu pagi waktu setempat.

Kyiv Lumpuh: Kegelapan di Tengah Dentuman Rudal

Walikota Kyiv, Vitali Klitschko, mengeluarkan peringatan darurat kepada warga untuk tetap berada di tempat perlindungan bawah tanah. Menurutnya, fasilitas energi di ibu kota dan wilayah sekitarnya menjadi sasaran empuk serangan balistik yang mengakibatkan gangguan listrik yang sangat parah secara meluas. Perusahaan energi swasta terbesar di negara itu, DTEK, terpaksa melakukan pemadaman listrik darurat di beberapa distrik utama di Kyiv untuk mencegah kerusakan sistem yang lebih parah.

Tragedi ini memakan korban jiwa yang memilukan. Di distrik Desnianskyi, sebuah serangan langsung menghantam gedung bertingkat dan menewaskan dua orang. Sementara itu, satu korban lainnya dilaporkan tewas di distrik Golosiivsky. Di luar ibu kota, situasi tak kalah mencekam; serangan di wilayah Dnipropetrovsk menewaskan dua orang dan melukai enam lainnya, sedangkan satu nyawa melayang di wilayah Zaporizhzhia akibat terjangan rudal yang tidak kenal ampun.

Zelenskyy Murka: Pengkhianatan Terhadap Gencatan Senjata Trump

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengungkapkan kekecewaan mendalam atas kurangnya peringatan dini dari sekutu Barat terkait peluncuran rudal balistik ini. Dalam sebuah pernyataan keras, Zelenskyy menegaskan bahwa Rusia secara terang-terangan melanggar kesepakatan yang baru saja diumumkan oleh Donald Trump. Ia menilai serangan ini sebagai bentuk penghinaan nyata terhadap Amerika Serikat dan upaya geopolitik dunia yang sedang berjalan.

"Ini adalah ketidakadilan yang mutlak. Ketika infrastruktur kami dihancurkan, Ukraina bahkan tidak menerima peringatan dini tentang peluncuran rudal balistik," tegas Zelenskyy. Ia menambahkan bahwa rudal-rudal tersebut baru terdeteksi radar sesaat sebelum menghantam wilayah Kyiv, sehingga warga tidak memiliki banyak waktu untuk menyelamatkan diri.

Balasan Drone dan Perang Udara yang Memanas

Di sisi lain, Rusia mengklaim bahwa mereka juga menjadi target serangan udara. Pihak berwenang di Moskow melaporkan adanya serangan drone besar-besaran dari pihak Ukraina. Di wilayah Saratov, satu orang dilaporkan tewas akibat serangan pesawat tak berawak. Namun, Rusia mengklaim sistem pertahanan udara mereka berhasil menjatuhkan setidaknya 902 drone dalam satu malam, dengan 180 di antaranya dicegat di dekat wilayah Moskow.

Ketegangan yang kian memuncak dalam konflik rusia ukraina ini menunjukkan bahwa jalur perdamaian masih sangat jauh dari kenyataan. Dengan hancurnya fasilitas energi di tengah musim dingin yang mendekat, rakyat Ukraina kini harus menghadapi ancaman ganda: hujan bom dari langit dan kegelapan total tanpa pemanas yang memadai.



Disclaimer: Artikel ini disadur dari sumber aljazeera.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Hujan Balistik di Kyiv: Putin Hancurkan Janji 'Damai' Trump Hingga Ukraina Gelap Gulita!
  • Hujan Balistik di Kyiv: Putin Hancurkan Janji 'Damai' Trump Hingga Ukraina Gelap Gulita!
  • Hujan Balistik di Kyiv: Putin Hancurkan Janji 'Damai' Trump Hingga Ukraina Gelap Gulita!
  • Hujan Balistik di Kyiv: Putin Hancurkan Janji 'Damai' Trump Hingga Ukraina Gelap Gulita!
  • Hujan Balistik di Kyiv: Putin Hancurkan Janji 'Damai' Trump Hingga Ukraina Gelap Gulita!
  • Hujan Balistik di Kyiv: Putin Hancurkan Janji 'Damai' Trump Hingga Ukraina Gelap Gulita!