Bendera China Menyelimuti Sang Pionir: Akhir Perjalanan Tung Chee-hwa di Tengah Pusaran Politik Hong Kong!

Hong Kong baru saja melepas kepergian sosok legendaris sekaligus tokoh sentral dalam sejarah modernnya, Tung Chee-hwa, melalui upacara pemakaman kenegaraan yang khidmat. Sebagai pemimpin pertama setelah kota ini lepas dari kolonialisme Inggris, perjalanan hidup Tung mencerminkan dinamika hubungan antara Beijing dan Hong Kong yang penuh warna, mulai dari kejayaan ekonomi hingga tantangan politik yang mengguncang stabilitas wilayah tersebut.

NEWSJABAR.ID - Hong Kong memberikan penghormatan tertinggi kepada mendiang Tung Chee-hwa, pemimpin pertama wilayah tersebut di era pasca-kolonial. Pemakaman kenegaraan ini menandai kali ketiga kota pelabuhan itu memberikan penghormatan sedemikian rupa sejak penyerahan kedaulatan dari Inggris ke tangan China pada tahun 1997 silam.

Para petinggi dari Beijing dan pejabat elit setempat berkumpul di Rumah Duka Hong Kong di North Point pada hari Minggu untuk memberikan selamat jalan terakhir bagi Tung. Momentum ini menyusul upacara vigil publik yang sebelumnya telah menarik kehadiran puluhan tokoh bisnis berpengaruh dan politisi senior yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada sang taipan perkapalan tersebut.

Penghormatan Tertinggi dari Beijing

Tung Chee-hwa menghembuskan napas terakhir pada 8 September di usia 89 tahun. Kedekatannya dengan pemerintah pusat China terlihat jelas dari komposisi komite pemakaman yang beranggotakan 87 orang, dipimpin langsung oleh Shi Taifeng, anggota Politbiro Partai Komunis China yang sangat berpengaruh. Kehadiran tokoh-tokoh besar seperti Xia Baolong, pejabat tinggi Beijing untuk urusan Hong Kong dan Makau, serta pemimpin saat ini John Lee, mempertegas betapa signifikannya posisi Tung dalam sejarah gejolak politik di wilayah administrasi khusus tersebut.

Prosesi yang emosional terlihat saat peti jenazah Tung, yang dibalut dengan bendera nasional China, dipikul oleh para tokoh penting termasuk John Lee dan mantan pemimpin Leung Chun-ying. Jenazah kemudian dibawa menuju Krematorium Cape Collinson untuk prosesi terakhir, mengakhiri sebuah era kepemimpinan yang penuh dengan catatan sejarah tebal.

Warisan dan Kontroversi Sang Taipan

Tung Chee-hwa bukanlah politisi murni saat terpilih pada tahun 1996. Sebagai seorang raja kapal dengan pengalaman politik yang minim, ia dipilih oleh komite yang ditunjuk Beijing untuk menavigasi Hong Kong keluar dari bayang-bayang Inggris. Di bawah kepemimpinannya, Hong Kong harus berhadapan dengan badai besar, mulai dari ekonomi global yang terguncang akibat krisis finansial Asia 1997 hingga wabah SARS yang mematikan pada tahun 2003.

Namun, masa jabatannya bukannya tanpa celah. Tahun 2003 menjadi titik balik ketika protes massa besar-besaran memaksa pemerintahannya untuk membatalkan usulan undang-undang keamanan nasional yang kontroversial. Meskipun terpilih kembali tanpa lawan pada tahun 2002, Tung akhirnya mengundurkan diri di tengah masa jabatan keduanya pada tahun 2005 dengan alasan kesehatan—sebuah langkah yang oleh banyak pengamat dianggap sebagai sinyal hilangnya kepercayaan Beijing terhadap kemampuannya meredam ketegangan publik.

Simbol Patriotisme dan Visi Luar Biasa

Meskipun kritikus sering menyoroti kesulitan tata kelola selama masa jabatannya, media pemerintah China tetap menjuluki Tung sebagai "patriot sejati". Penggantinya, Donald Tsang, mengenang Tung sebagai sosok yang ramah, lembut, dan memiliki pandangan jauh ke depan dalam menjalankan diplomasi internasional dan domestik.

Hingga tahun 2023, Tung terus mengabdi sebagai Wakil Ketua Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China (CPPCC), menjadikannya salah satu dari sedikit tokoh Hong Kong yang mendapatkan tempat istimewa di struktur politik tertinggi China. Kini, kepergiannya meninggalkan ruang kosong sekaligus memicu refleksi mendalam tentang arah masa depan Hong Kong di bawah pengaruh Beijing yang semakin kuat.



Disclaimer: Artikel ini disadur dari sumber aljazeera.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Bendera China Menyelimuti Sang Pionir: Akhir Perjalanan Tung Chee-hwa di Tengah Pusaran Politik Hong Kong!
  • Bendera China Menyelimuti Sang Pionir: Akhir Perjalanan Tung Chee-hwa di Tengah Pusaran Politik Hong Kong!
  • Bendera China Menyelimuti Sang Pionir: Akhir Perjalanan Tung Chee-hwa di Tengah Pusaran Politik Hong Kong!
  • Bendera China Menyelimuti Sang Pionir: Akhir Perjalanan Tung Chee-hwa di Tengah Pusaran Politik Hong Kong!
  • Bendera China Menyelimuti Sang Pionir: Akhir Perjalanan Tung Chee-hwa di Tengah Pusaran Politik Hong Kong!
  • Bendera China Menyelimuti Sang Pionir: Akhir Perjalanan Tung Chee-hwa di Tengah Pusaran Politik Hong Kong!