Bos Nvidia Tantang Dunia: Klaim Kiamat Akibat AI Adalah Kebohongan Besar dan Nol Persen Terjadi!

Pendiri sekaligus CEO Nvidia, Jensen Huang, memicu kontroversi panas setelah secara blak-blakan menyebut ketakutan akan kiamat akibat kecerdasan buatan (AI) sebagai omong kosong belaka dengan peluang nol persen terjadi. Di tengah lonjakan kekayaan pribadinya yang fantastis berkat ledakan teknologi ini, Huang justru menuding balik para pakar dan bos teknologi lain yang menyuarakan bahaya AI hanya sedang menyebar kepanikan yang tidak bertanggung jawab.

NEWSJABAR.ID - Industri teknologi global kembali diguncang oleh pernyataan berani dari orang nomor satu di Nvidia, Jensen Huang. Dalam sebuah sesi wawancara eksklusif terbarunya, sang raksasa chip dunia ini dengan tegas menepis segala kekhawatiran bahwa Kecerdasan Buatan atau AI akan memicu akhir dari peradaban manusia.

Huang menyatakan bahwa peluang skenario kiamat AI adalah nol persen. Tidak hanya itu, ia juga melontarkan kritik pedas kepada para peneliti dan pemimpin industri yang terus-menerus menyuarakan alarm bahaya. Menurutnya, menakut-nakuti masyarakat global dengan narasi kehancuran adalah tindakan yang tidak perlu sekaligus sangat tidak bertanggung jawab.

Pernyataan kontroversial ini langsung menjadi sorotan tajam, terutama karena Huang secara terbuka menyerang seruan para petinggi teknologi lainnya. Sebut saja para bos pengembang teknologi mutakhir yang sebelumnya mendesak perlunya memperlambat laju pengembangan AI demi keselamatan umat manusia. Huang menilai desakan untuk mengerem riset teknologi masa depan tersebut sama sekali tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat.

Lebih jauh lagi, bos Nvidia ini juga menolak keras wacana regulasi ketat baru atau pembatasan ketat terhadap teknologi ini, meskipun baru-baru ini terjadi beberapa insiden keamanan di mana model kecerdasan buatan dilaporkan berhasil menembus sistem pertahanan siber perusahaan lain. Bagi Huang, regulasi yang berlebihan justru berisiko mematikan inovasi.

Sikap skeptis sang miliarder terhadap ancaman AI ini dinilai banyak pihak sebagai hal yang wajar, mengingat kepentingan bisnis raksasa yang dipimpinnya. Sebagai CEO dari salah satu perusahaan paling bernilai di planet bumi, pundi-pundi kekayaan Jensen Huang melesat luar biasa dari kisaran 21 miliar dolar AS pada tahun 2023 menjadi lebih dari 192 miliar dolar AS pada tahun 2026. Setiap hambatan atau regulasi yang memperlambat industri kecerdasan buatan dipastikan akan langsung memukul valuasi bisnisnya.

Kendati demikian, perdebatan mengenai masa depan AI terus membelah komunitas teknologi dunia antara mereka yang mengejar profit tanpa batas dan mereka yang menuntut keselamatan mutlak.



Disclaimer: Artikel ini disadur dari sumber theverge.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Bos Nvidia Tantang Dunia: Klaim Kiamat Akibat AI Adalah Kebohongan Besar dan Nol Persen Terjadi!
  • Bos Nvidia Tantang Dunia: Klaim Kiamat Akibat AI Adalah Kebohongan Besar dan Nol Persen Terjadi!
  • Bos Nvidia Tantang Dunia: Klaim Kiamat Akibat AI Adalah Kebohongan Besar dan Nol Persen Terjadi!
  • Bos Nvidia Tantang Dunia: Klaim Kiamat Akibat AI Adalah Kebohongan Besar dan Nol Persen Terjadi!
  • Bos Nvidia Tantang Dunia: Klaim Kiamat Akibat AI Adalah Kebohongan Besar dan Nol Persen Terjadi!
  • Bos Nvidia Tantang Dunia: Klaim Kiamat Akibat AI Adalah Kebohongan Besar dan Nol Persen Terjadi!