Bukan Sekadar Topeng Monster! Masker Pintar PNOĒ 2.0 Siap Ungkap Rahasia Umur Panjang Lewat Hembusan Nafas

PNOĒ, startup teknologi kesehatan terkemuka, resmi memperkenalkan PNOĒ 2.0—sebuah masker pintar futuristik yang sekilas mirip topeng karakter villain Batman, Bane. Berbeda dari pendahulunya, alat tes metabolisme tingkat laboratorium ini kini dirancang agar bisa digunakan secara mandiri oleh pengguna hanya dalam waktu delapan menit untuk mengukur kebugaran kardiorespirasi (VO₂ max) demi memprediksi potensi umur panjang.

NEWSJABAR.ID - Industri teknologi kesehatan kembali diguncang oleh inovasi radikal yang membawa analisis medis tingkat tinggi langsung ke genggaman masyarakat umum. PNOĒ, startup inovatif yang berbasis di Malden, Massachusetts dan Athena, Yunani, bersiap meluncurkan perangkat terbarunya, PNOĒ 2.0. Alat ini dirancang menyerupai topeng ikonik penjahat super Batman, namun fungsi aslinya sangat kontras dan luar biasa membantu umat manusia.

Dengan masker inovatif yang menutup hidung dan mulut ini, pengguna tidak lagi memerlukan bantuan tenaga ahli medis profesional untuk melakukan analisis gas pernapasan. Cukup masuk ke pusat kebugaran, pasang maskernya, tekan tombolnya, lalu bernapas dengan santai selama delapan menit. Kemudahan mutakhir ini membuka peluang besar bagi integrasi teknologi kesehatan di berbagai tempat umum seperti apotek lokal hingga pusat kebugaran tanpa staf khusus.

Sains di Balik Masker Futuristik

Analisis metabolisme yang mengukur konsumsi oksigen (O₂) dan karbon dioksida (CO₂) sebenarnya bukanlah ilmu baru. Selama puluhan tahun, metode ini menjadi standar emas untuk mengukur VO₂ max—indikator utama kebugaran jantung dan paru-paru yang kini sangat populer di kalangan pencinta gaya hidup sehat dan umur panjang (longevity). Namun, di masa lalu, pengujian ini membutuhkan mesin raksasa berharga fantastis yang hanya ada di rumah sakit atau laboratorium olahraga elit.

PNOĒ berhasil menyusutkan teknologi rumit tersebut ke dalam format portable yang sangat praktis. Perangkat ini mampu menangkap hingga 23 biomarker berbeda, termasuk tingkat metabolisme basal (jumlah kalori yang terbakar saat istirahat) serta fleksibilitas metabolisme tubuh dalam membakar lemak dan karbohidrat. Keunggulan ini membuat alat kebugaran tradisional atau jam tangan pintar tampak sangat sederhana karena PNOĒ memberikan data klinis yang jauh lebih akurat.

Desain Higienis dan Model Bisnis yang Menjanjikan

Untuk urusan kebersihan pasca-pandemi, PNOĒ juga berpikir cerdas. Bagian elektronik pelacak data dapat dilepas dengan mudah dari masker silikon utamanya. Artinya, sebuah bisnis dapat membeli satu perangkat keras utama yang mahal, sementara para pelanggan memiliki masker silikon pribadi masing-masing untuk menjaga higienitas.

Sebagai investasi startup yang menjanjikan, perusahaan bentukan alumni University of Cambridge ini telah mengumpulkan total pendanaan sekitar USD 22 juta, termasuk putaran pendanaan terbaru senilai USD 11 juta. Hebatnya lagi, di tengah ketatnya persaingan industri teknologi global, PNOĒ yang kini mempekerjakan 110 karyawan menyatakan telah berhasil meraup profitabilitas dengan pertumbuhan bisnis melampaui 100 persen setiap tahunnya.



Disclaimer: Artikel ini disadur dari sumber techcrunch.com tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Bukan Sekadar Topeng Monster! Masker Pintar PNOĒ 2.0 Siap Ungkap Rahasia Umur Panjang Lewat Hembusan Nafas
  • Bukan Sekadar Topeng Monster! Masker Pintar PNOĒ 2.0 Siap Ungkap Rahasia Umur Panjang Lewat Hembusan Nafas
  • Bukan Sekadar Topeng Monster! Masker Pintar PNOĒ 2.0 Siap Ungkap Rahasia Umur Panjang Lewat Hembusan Nafas
  • Bukan Sekadar Topeng Monster! Masker Pintar PNOĒ 2.0 Siap Ungkap Rahasia Umur Panjang Lewat Hembusan Nafas
  • Bukan Sekadar Topeng Monster! Masker Pintar PNOĒ 2.0 Siap Ungkap Rahasia Umur Panjang Lewat Hembusan Nafas
  • Bukan Sekadar Topeng Monster! Masker Pintar PNOĒ 2.0 Siap Ungkap Rahasia Umur Panjang Lewat Hembusan Nafas