Neraka di Taiz: Drone Maut Houthi Guncang Yaman, Ribuan Warga Melarikan Diri di Tengah Hujan Mortar!

Kota Taiz di Yaman kini berada di ujung tanduk saat pertempuran antara milisi Houthi dan pasukan pemerintah yang didukung koalisi Saudi kembali membara secara brutal. Di tengah desingan drone bunuh diri dan ledakan mortar yang tak kunjung henti, ribuan warga sipil terjebak dalam krisis kemanusiaan paling kelam, sementara jalur perdagangan global di Selat Bab al-Mandab terancam lumpuh total akibat eskalasi militer ini.

NEWSJABAR.ID - Suara dengungan drone di langit Yaman bukan lagi sekadar gangguan teknis, melainkan pertanda maut yang akan segera menjemput. Di pegunungan barat daya Taiz, setiap kali suara mesin itu terdengar, tentara dan warga sipil segera melompat ke balik semak-semak, mencari perlindungan sebelum ledakan dahsyat mengguncang bumi. Eskalasi terbaru ini menandai babak baru yang lebih mematikan dalam konflik Timur Tengah yang telah berlangsung selama satu dekade.

Taiz: Kota yang Dikepung dari Segala Sisi

Taiz, yang dikenal sebagai ibu kota budaya Yaman, kini berubah menjadi medan pertempuran apokaliptik. Pasukan pemerintah yang diakui secara internasional kini berjuang mati-matian menahan gempuran pejuang Houthi yang terus merangsek maju. Setelah berhasil merebut pelabuhan strategis Mokha pada awal September, kelompok Houthi kini membidik dataran tinggi yang mengawasi jalur pasokan utama menuju kota tersebut.

Penggunaan drone militer canggih yang diduga dipasok oleh pihak asing telah mengubah peta peperangan. Senjata-senjata ini memungkinkan serangan presisi yang sulit diantisipasi oleh pasukan darat, menciptakan ketakutan konstan bahkan di area yang sebelumnya dianggap aman.

Tragedi Kemanusiaan: Antara Hidup dan Ternak

Di garis depan, rumah-rumah penduduk kini banyak yang kosong, ditinggalkan oleh pemiliknya yang melarikan diri demi keselamatan nyawa. Namun, tidak semua orang bisa pergi. Ali, seorang peternak yang tinggal hanya satu kilometer dari garis api, memilih bertahan meski mortar telah menghantam ladangnya dua kali.

"Saya ketakutan, tapi saya tidak punya pilihan. Tanpa hewan-hewan ini, kami akan mati kelaparan juga," ujarnya dengan nada pasrah. Anak-anaknya telah dikirim ke kamp pengungsian, sementara ia dan saudara perempuannya tetap berada di zona bahaya untuk menjaga sisa-sisa harta mereka.

Dampak Global: Ancaman pada Jalur Perdagangan Dunia

Pertempuran ini bukan sekadar masalah lokal. Dengan posisi Houthi yang kini menguasai wilayah yang menghadap langsung ke Selat Bab al-Mandab, stabilitas energi dunia ikut terancam. Selat ini merupakan jalur vital yang menghubungkan Asia dan Eropa. Gangguan sekecil apa pun di wilayah ini akan langsung memicu lonjakan harga minyak global dan gangguan rantai pasokan internasional.

Kisah Pilu Fatma dan Ghana: Wajah Korban Perang

Di balik angka-angka statistik, terdapat luka yang tak akan pernah sembuh. Ghana Nabeel, seorang gadis berusia 12 tahun, kini terbaring tak sadarkan diri di ICU Rumah Sakit al-Thawra. Kepalanya hancur terkena serpihan mortar saat ia sedang menggembala kambing. Tim medis menyatakan bahwa jika pun ia terbangun, otaknya telah mengalami kerusakan permanen.

Tak kalah memilukan adalah kisah Fatma Mohammed Saleh. Wanita penyandang disabilitas ini terpaksa merangkak selama dua hari di bawah hujan peluru setelah terpisah dari keluarganya saat desanya diserbu. "Di atas saya suara ledakan seperti guntur, saya hanya bisa berdoa," kenangnya. Ia kini berada di kamp pengungsian al-Monig tanpa membawa apa pun kecuali baju di badan.

Eksodus Massal yang Tak Terbendung

Data terbaru menunjukkan bahwa krisis kemanusiaan di Yaman semakin memburuk dengan lebih dari 130.000 orang terpaksa mengungsi hanya dalam bulan ini saja. PBB memperingatkan bahwa angka ini bisa bertambah 100.000 orang lagi dalam waktu dekat jika gencatan senjata tidak segera dilakukan.

Dunia internasional kini menanti, apakah diplomasi mampu meredam bara di Taiz, ataukah kota ini akan benar-benar menjadi abu dalam perebutan kekuasaan yang tak kunjung usai di tanah Yaman.



Disclaimer: Artikel ini disadur dari sumber bbc.co.uk tanpa mengubah fakta dari artikel aslinya.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Neraka di Taiz: Drone Maut Houthi Guncang Yaman, Ribuan Warga Melarikan Diri di Tengah Hujan Mortar!
  • Neraka di Taiz: Drone Maut Houthi Guncang Yaman, Ribuan Warga Melarikan Diri di Tengah Hujan Mortar!
  • Neraka di Taiz: Drone Maut Houthi Guncang Yaman, Ribuan Warga Melarikan Diri di Tengah Hujan Mortar!
  • Neraka di Taiz: Drone Maut Houthi Guncang Yaman, Ribuan Warga Melarikan Diri di Tengah Hujan Mortar!
  • Neraka di Taiz: Drone Maut Houthi Guncang Yaman, Ribuan Warga Melarikan Diri di Tengah Hujan Mortar!
  • Neraka di Taiz: Drone Maut Houthi Guncang Yaman, Ribuan Warga Melarikan Diri di Tengah Hujan Mortar!