Ratu Modal Ventura Yvonne Bajela Siapkan Amunisi Rp270 Miliar, Targetkan Ledakan Unicorn AI Baru di Eropa!
Yvonne Bajela, investor veteran di balik raksasa seperti Wise dan Marshmellow, resmi menggebrak pasar dengan peluncuran Evertrue, sebuah dana ventura senilai $17 juta yang menargetkan startup tahap awal di Inggris dan Eropa. Di tengah demam AI global, Bajela siap menyuntikkan modal segar untuk melahirkan generasi unicorn baru melalui pendekatan investasi yang lebih independen dan strategis.
NEWSJABAR.ID - Arena kompetisi teknologi di Benua Biru semakin memanas dengan munculnya pemain baru yang membawa amunisi finansial yang tidak sedikit. Yvonne Bajela, sosok yang telah menghabiskan lebih dari satu dekade di dunia investasi modal ventura, baru saja mengumumkan penutupan penggalangan dana pertamanya melalui Evertrue. Tidak tanggung-tanggung, dana yang terkumpul mencapai $17 juta atau setara dengan Rp270 miliar, jumlah yang bahkan melampaui target awal (oversubscribed).
Langkah Berani di Tengah Badai AI
Keputusan Bajela untuk mendirikan dana sendiri bukanlah tanpa alasan. Setelah sukses membidani kelahiran perusahaan-perusahaan kelas dunia seperti Wise dan robotaxi Mooves saat masih bergabung di LocalGlobe, ia merasa kini adalah saat yang tepat untuk mengambil kendali penuh atas visi investasinya. Bajela menekankan bahwa ledakan teknologi kecerdasan buatan (AI) menjadi katalis utama di balik momentum ini.
Menurutnya, era AI telah mengubah total peta ekonomi pembuatan sebuah perusahaan. “Kemampuan untuk membangun sesuatu kini telah didemokratisasi oleh AI, namun kemampuan untuk membangun sesuatu yang bertahan lama tetaplah langka,” ungkap Bajela. Evertrue direncanakan akan menyasar setidaknya 20 perusahaan dalam tiga tahun ke depan dengan rata-rata suntikan dana sekitar £350.000 per startup.
Inggris: Pusat Gravitasi Startup Masa Depan
Fokus utama Evertrue adalah ekosistem di Inggris dan Eropa, yang belakangan ini menunjukkan performa luar biasa meski kondisi pasar global sedang menantang. Wilayah seperti King’s Cross di London telah bertransformasi menjadi salah satu pusat AI paling berpengaruh di dunia. Kehadiran nama-nama besar seperti Revolut, Synthesia, hingga ElevenLabs membuktikan bahwa talenta lokal memiliki potensi skala global yang sangat masif.
Meski proses penggalangan dana bagi manajer dana baru tergolong sulit di masa sekarang—di mana modal cenderung terkonsentrasi pada pemain lama—Bajela berhasil mematahkan tren tersebut. Keberhasilannya menarik minat investor institusi ternama, termasuk British Business Bank, menunjukkan kepercayaan tinggi pasar terhadap insting Bajela dalam mengendus potensi startup teknologi yang memiliki daya tahan tinggi.
Strategi Global dan Ambisi Tanpa Batas
Sekitar 80% investor dalam dana Evertrue berbasis di Inggris, sementara sisanya tersebar dari Asia hingga Amerika Serikat. Komposisi ini mencerminkan ambisi global Bajela, mengingat banyak pendiri startup asal Inggris yang kini langsung membidik pasar Amerika sebagai target ekspansi utama mereka. Menariknya, lebih dari setengah portofolio awal Evertrue sudah mulai menancapkan kuku di pasar Paman Sam.
Evertrue tidak hanya sekadar memberikan cek. Bajela mencari para pendiri yang memiliki wawasan unik terhadap suatu masalah dan kemampuan eksekusi yang luar biasa. Ia mengaku sangat memperhatikan "jarak yang telah ditempuh" oleh seorang pendiri—bagaimana hambatan hidup dan pengalaman masa lalu membentuk perspektif mereka dalam membangun kerajaan bisnis.
Dengan rekam jejak yang solid mulai dari Goldman Sachs hingga pengalaman manajerial di Jepang, Bajela membawa perspektif internasional yang tajam. Kini, publik menanti gebrakan selanjutnya dari Evertrue untuk melihat siapa lagi calon unicorn yang akan lahir dari tangan dingin sang ratu baru di dunia modal ventura ini.